Kamis, 27 November 2014

Peluang Usaha Budidaya Pepaya California Sangat Menjanjikan




Editor: Musfik Amrullah





Apakah Anda termasuk penyuka buah pepaya? Jika iya, tidak ada salahnya Anda menyimak ulasan sipendik  tentang Peluang Usaha Budidaya Pepaya California Sangat Menjanjikan. Kenapa peluang usaha budidaya pepaya california begitu menjanjikan? Yang pertama pastinya buah ini sangat diminati oleh masyarakat, dengan jumlah permintaan akan buah pepaya california dari tahun ke tahun semakin tinggi bukan saja dari Indonesia namun juga luar negeri. Sebetulnya kebutuhan pasar akan ketersediaan buah pepaya california sangatlah tinggi, namun disayangkan petani kita hanya sanggup menyediakan 30%  dari jumlah permintaan buah pepaya 80 – 100 ton dalam seminggu.

Keunggulan Buah Pepaya California

Buah pepaya memiliki banyak varian jenis, namun jenis yang paling unggul tentunya Pepaya California. Keunggulannya sebagai berikut :
  • Ukuran buahnya tidak terlalu besar sehingga praktis untuk dikonsumsi dan trasportasi
  • Jenis kulit yang cukup tebal dan berbentuk lonjong dengan tekstur daging buah yang tebal dan kenyal
  • Mempunyai berat sekitar 0,8-2kg,
  • Bentuk batangnya pendek, sehingga memudahkan kita untuk melakukan perawatan dan pemanenan
  • Buah ketika matang berwarna kuning dan rasanya manis.
  • Sering digunakan dalam acara-acara jamuan makan untuk acara tertentu
Itulah alasan kenapa peluang usaha budidaya pepaya california begitu menjanjikan. 



Langkah-langkah Menanam Pepaya California

1. Kondisi Iklim

Merupakan syarat mutlak dalam berbudidaya Pepaya California, karena usia dari buah pepaya ini lebih pendek dari jenis lainnya atau maksimal 4 tahun. Iklim yang cocok yaitu tumbuh di 700m dpl ( di atas permukaan laut), kelembapan tanah 6-7 pH dengan sushu udara 25 – 30 °C . Sebaiknya curah hujan sekitar 1000 – 2000 mm per tahun.

2. Kondisi Lahan

Sebaiknya kondisi lahan terbuka yang memiliki sistem pengairan yang bagus. Bersihkan lahan dari rerumputan dan gulma. Untuk luasan lahan bisa menyesuaikan  bisa skala besar dengan luasan lahan besar atau bahkan skala kecil dengan luasan lahan kecil. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 60x60x50 cm. Jarak tanam yang dianjurkan 2,5×2,5 m. Persiapkan lubang tanam dan biarkan selama 15 hari sebelum ditanam.

3. Pembibitan

Bibit bisa dibeli pada lokasi pembudidaya bibit pepaya california. Apabila Anda ingin membibitkan sendiri, sipendik akan memberikan tutorial kepada Anda, bagaimana cara membuat bibit Pepaya California. Yang jelas Anda harus mempersiapkan benihnya. Perkembangbiakan buah pepaya california ini menggunakan cara generatif atau menggunakan biji.
Jika Anda ingin pembibitan secara manual, Anda bisa mengambil biji dari buah yang secara sengaja dibiarkan matang di pohon. Kemudian biji tersebut direndam di air, jika ada biji mengambang buang saja karena tidak layak tanam. Selanjutnya diperam di dalam kertas koran yang sebelumnya dibuat lembab lalu simpan di tempat yang teduh sampai tumbuh tunas dan pindah polybag yang dikasih media tanam tanah lalu dicampur pupuk kandang.

4. Proses Menanam

Sehari sebelum tanam, lakukan pengairan pada lahan terlebih dahulu. Hati – hati dalam memindahkan bibit pepaya california dari polybag ke lubang tanam, sebabnya tanah pada polybag harus tetap utuh dan tidak boleh hancur, sehingga bibit tidak layu bahkan mati. Selanjutnya tutup lubang tanam memakai pupuk kandang / kompos. Bibit yang telah siap tanam berumur 5 bulan. Proses penanamannya dilakukan ketika sore hari.

5. Pemeliharaan atau Perawatan

Apabila ada bibit yang mati atau cacat sebaiknya segera diganti dengan bibit yang lain (disulam), karena bisa menyebabkan penyakit / hama. Sebagai langkah antisipasi, Anda harus memiliki bibit cadangan. Yang menjadi fokus perawatan adalah pengairan dan pemupukan. Untuk pengairan sebaiknya dibuatkan saluran irigasi / parit disekitar lubang tanam untuk menghindari air yang menggenang, karena batang bisa membusuk.
Untuk pemupukan dilakukan saat penanaman dengan pupuk kandang atau kompos. Seminggu setelah tanam menggunakan pupuk NPK sebanyak 200 gram /pohon. Kalau memasuki usia 3 bulan berikan pupuk NPK 300 gram /pohon. Usia 6, 9, dan 12 bulan pupuk NPK 500 gram ditambah pupuk kandang 40 kg /pohon. Setelah tumbuhan berbuah bisa diberikan pupuk KCI supaya daya tahan lebih kuat dan buahnya lebih manis.

6. Hama dan Penyakit

Beberapa macam hama yang biasa menyerang buah Pepaya California antara lain hama kutu putih, untuk pengendaliannya bisa dengan menyemprotkan Regent, Bestox, Pestisida Akothion secara bergantian. Kemudian ada Aphid dan juga tungau, biasanya hama ini menyerang dengan cara menghisap semua cairan yang ada pada daun muda, untuk pengendaliannya dengan disemprotkan pestisida curacron, mesurol dan akarisida.
Ada pula penyakit yang cukup ditakuti yaitu Phytphora Parasitica, Palmivora, Collectricum dan Pythium. Penyakit ini menyerang daun, akar, batang hingga buah, biasanya terjadi pada musim penghujan. Cara pengendaliannya bisa dilakukan melalui penyemprotan larutan fungisida yang dicampur dengan air sebanyak 1 liter. Lakukan kegiatan tersebut hingga sembuh.

7. Panen dan Pascapanen

Buah pepaya california dipanen ketika terlihat tanda-tanda matang yaitu terlihat ada semburat berwarna kuning dibagian buah pepaya yang sering terlihat di ujung buah. Panen sebaiknya dilakukan dengan cara memotong bagian tangkai yang menggunakan gunting pangkas atau pisau yang tajam. Dengan periode waktu 10 hari sekali. Buah pepaya yang telah dipanen, sebaiknya di tempat yang terlindungi dari sinar matahari langusng dan diberi alas misalnya plastik.
Demikianlah artikel kami tentang Peluang Usaha Budidaya Pepaya California Sangat Menjanjikan. Semoga artikel sipendik di atas dapat membantu Anda dalam menyiapkan usaha budidaya buah pepaya california. Salam tunas...


Cara Cerdas Berkebun di Lahan Sempit

Editor: Septono


Berkebun adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sayangnya beberapa orang mengaku malas berkebun karena alasan tidak punya lahan yang cukup luas. Padahal, lahan kecil juga bisa dijadikan tempat berkebun. Simak tips berkebun di lahan kecil selengkapnya seperti yang dilansir dari Care2 berikut ini.


Tanaman dalam kontainer


Hampir semua jenis sayuran bisa ditumbuhkan di dalam kontainer. Anda bahkan tidak perlu membeli kontainer, karena bekas bingkai jendela pun bisa disulap menjadi lahan berkebun. Setelah memiliki kontainer, Anda hanya perlu mengisinya dengan tanah yang baik, lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, dan menyiram tanaman secara teratur.


Kebun vertikal


Berkebun tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Sebab Anda juga bisa menciptakan kebun vertikal. Caranya adalah menanam tanaman dalam pot dan menggantungnya di dinding. Atau pilih tanaman yang sifatnya merambat sehingga bisa dikembangbiakkan dengan cara vertikal.


Tanaman cepat tumbuh


Pilih jenis tanaman yang cepat tumbuh, misalnya sayuran selada. Selain selada termasuk sayuran yang menyehatkan, Anda juga akan merasa puas karena bisa menikmati hasil dari kebun sendiri meskipun lahannya sempit.


Tanaman berbeda


Meskipun Anda menanam sayuran yang cepat dipanen, Anda juga sebaiknya menumbuhkan tanaman yang masa panennya cukup lama. Misalnya selada dan tomat atau lobak dan cabai.


Tanaman kerdil


Karena lahan berkebun Anda kecil, jangan memaksakan diri untuk menanam pohon buah-buahan. Namun ada solusi untuk masalah ini. Beberapa tanaman buah tersedia dalam bentuk kerdil. Sehingga Anda juga bisa menanamnya meskipun lahan berkebun tidak terlalu luas.


Itulah tips berkebun di lahan kecil. Selamat mencoba!

Sumber: http://caraberkebun.com

Mencoba Bisnis Ternak Unik, Si Landak Mini



Editor: Septono



Mendengar kata Landak bagi sebagian besar orang tentu yang terbayang adalah binatang berbulu duri tajam. Landak menjadi salah satu hewan yang dijauhi manusia karena potensi bahaya pada bulu durinya. Namun, lain halnya jika varian landak yang dipelihara adalah dari jenis keluarga Erinaceidae atau dikenal dengan nama Landak Mini (Hedgehog dalam bahasa Inggris). Landak mini atau landak susu merupakan binatang mamalia kecil yang rata-rata berukuran sekitar 20 cm untuk yang dewasa. Berat tubuhnya kurang dari setengah kilogram.

Bulu-bulunya yang agak lembut menjadikan hewan nokturnal ini aman untuk dipegang. Tubuhnya yang terkesan imut-imut membuat hewan tropis ini banyak disukai oleh pecinta binatang, bahkan anak-anak. Oleh sebab itu, mencoba peruntungan di dunia peternakan landak mini merupakan keputusan yang cukup tepat, apa lagi jika anda juga merupakan pengusaha di bidang petshop. Bagaimanakah cara memulai usaha rumahan ini? Inilah sekilas gambarannya!


Persiapan Memulai Usaha Ternak Landak Mini


Langkah awal dalam memulai usaha ini adalah mempersiapkan kandangnya. Kandang dapat dibuat dari akuarium berukuran sedang atau menggunakan lemari kaca plastik yang telah dilobangi untuk ventilasi. Di dalam kandang tersebut, sediakan pula pipa PVC berdiameter 10-15 cm sepanjang 20-30 cm sebagai media bagi landak untuk bersembunyi (beristirahat). Pada bagian dasar kandang, isi dengan serbuk gergaji kayu agar tidak licin dan juga berguna untuk menyerap air seni dari si landank mini, karena jika kandang tidak bersih maka bisa menyebabkan ternak menjadi stress.


Menyediakan Pakan untuk Landak Mini


Untuk memberi pakan bagi landak mini ternyata tidak terlalu merepotkan. Jenis pakan yang bisa anda berikan adalah sejenis dengan makanan anjing atau kucing yang kering. Sebagai tambahan nutrisi, Anda boleh menambahkan ulat hongkong atau jangkrik.


Pemeliharaan Si Landak Mini


Memelihara ternak landak mini sebenarnya cukup mudah. Yang perlu anda perhatikan adalah kebersihan kandang karena landak mini termasuk binatang pembersih. Selain itu, ternak yang telah berumur lebih dari dua bulan sebaiknya dimandikan minimal 2 minggu sekali untuk membersihkan tubuhnya.


Memilih Jenis Landak Mini untuk Bisnis


Landak mini atau hedgegog dikenal sebagai mamalia mungil yang memiliki lapisan kaku, duri runcing menutupi seluruh punggungnya. Ketika merasa terancam, landak mini akan menggulung seperti bola. Menurut para peternak, ada beberapa varian landak mini yang banyak dikembangkan, antara lain: jenis albino, algerian, salt and pepper, pinto, silver, charcoal, dan silver harcoal, platinum dasar hitam, platinum dasar cokelat, brown, brown snowflake, cinnamon, dan black eyed cinnicot. Yang paling banyak dipesan dan disukai para pehobi hewan adalah jenis albino, pinto, dan salt and pepper karena murah harganya.


Mengembangbiakan Landak Mini


Dalam wirausaha ini, pengembangbiakan merupakan kunci medapatkan keuntungan. Pada umur lima bulan ke atas, landak mini siap dikawinkan untuk menghasilkan anakan. Masa kehamilan landak mini sekitar 30-40 hari dengan menghasilkan 3-6 ekor anak. Ketika induk landak mini berhasil berkembang biak, maka anda harus memberi perhatian ekstra bagi anak-anaknya. Jangan sering disentuh karena menyebabkan bau alami anak landak menyerupai bau manusia, sehingga tidak disukai oleh induknya.


Panen dan Promosi


Dalam bisnis ini, anda akan mendapatkan keuntungan ketika berhasil melakukan penjualan. Anakan yang telah dapat / siap dijual adalah anakan yang sudah berumur lebih dari 2 bulan. Pada umur tersebut anakan landak mini sudah mampu mencari makanan sendiri dan tidak menyusui lagi pada induknya. Harga landak mini anakan dapat mencapai Rp 1 juta hingga Rp 10 juta per pasang. Adapun, landak mini induk bisa dijual Rp 1,5 juta sampai Rp 15 juta per pasang, tergantung variannya. Agar mampu menjangkau pangsa pasar lebih luas, lakukanlah promosi-promosi di berbagai media, misalnya memajang poster, memanfaatkan sosial media, iklan di situs gratis, dan sebagainya.

Demikianlah sedikit gambaran tentang mencoba peruntungan dalam bisnis rumahan beternak si Landak Mini. Semoga bermanfaat..

Sumber: http://www.kerjausaha.com